Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Kadar 8-hydroxyl-2’-deoxyguanosine serum pasien glaukoma primer sudut terbuka lebih tinggi dibandingkan kontrol

Abstract

Glaukoma adalah penyebab kebutaan permanen di seluruh dunia. Data WHO tahun 2007 menyebutkan bahwa glaukoma merupakan penyebab sekitar 15% kebutaan di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kadar 8-hydroxyl-2’-deoxyguanosine (8-OHdG) serum pada pasien glaukoma primer sudut terbuka lebih tinggi dibandingkan kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian potong-lintang yang dilaksanakan di Poliklinik Mata RSUP Sanglah dan RS Bali Mandara Denpasar Bali, pada bulan Agustus sampai November 2015. Setiap sampel dilakukan pemeriksaan menggunakan slit lamp, applanasi goldmann, dan funduskopi dengan lensa 78 untuk menegakkan diagnosis glaukoma primer dan presbiopia serta pengambilan sampel darah vena untuk pemeriksaan kadar 8-OHdG serum. Perbedaan  kadar 8-OHdG serum dianalisis dengan uji t tidak berpasangan. Besar sampel yang memenuhi kriteria penelitian sebanyak 60 pasien yang terbagi menjadi 29 pasien glaukoma primer sudut terbuka dan 31 pasien kontrol. Rerata kadar 8-OHdG serum pada pasien glaukoma primer sudut terbuka didapatkan lebih besar dibanding kontrol [15,57 (SB 0,83) vs 8,87 (SB 0,87) ng/mL, beda rerata 6,70 (IK95% 6,25 sampai 7,13) ng/mL, P=<0,0001]. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa rerata kadar 8-OHdG serum pasien glaukoma primer sudut terbuka lebih tinggi daripada kontrol. [MEDICINA.2016;50(1):102-110]

How to Cite

Prahesthy, H. P., Kusumadjaja, M. A., Handayani, A. T., & Raka Widiana, I. G. (2016). Kadar 8-hydroxyl-2’-deoxyguanosine serum pasien glaukoma primer sudut terbuka lebih tinggi dibandingkan kontrol. Medicina, 47(1). https://doi.org/10.15562/medicina.v47i1.91

HTML
29

Total
8

Share

Search Panel

Harumi Purwa Prahesthy
Google Scholar
Pubmed
Medicina Journal


Made Agus Kusumadjaja
Google Scholar
Pubmed
Medicina Journal


Ariesanti Tri Handayani
Google Scholar
Pubmed
Medicina Journal


I Gede Raka Widiana
Google Scholar
Pubmed
Medicina Journal