Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Terapi insulin menurunkan kejadian nyeri neuropati diabetik dibandingkan dengan oral anti-diabetes pada penderita diabetes melitus tipe 2

Abstract

Nyeri neuropati diabetik (NND) merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada penderita diabetes melitus (DM) tipe 2. Insulin merupakan salah satu terapi DM tipe 2. Insulin memperbaiki status metabolik dengan cepat terutama kadar glukosa darah sehingga kerusakan sel saraf dapat dicegah termasuk kejadian NND. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terapi insulin dapat menurunkan kejadian NND pada pasien DM tipe II dibandingkan dengan oral anti-diabetes (OAD). Subjek penelitian adalah 80 orang penderita DM tipe 2 yang menjalani pengobatan ke Poliklinik Endokrin dan Poliklinik Saraf RSUP Sanglah selama bulan Januari-Maret 2015. Subjek terdiri dari kelompok kasus 40 orang DM dengan NND dan kelompok kontrol 40 orang DM tanpa NND. Adanya NND ditentukan dengan alat bantu douleur neuropathique en 4 questions (DN4). Uji hipotesis menggunakan Chi-square, dan regresi logistik dengan tingkat kemaknaan P<0,05. Hasil penelitian mendapatkan bahwa terapi insulin pada penderita DM tipe 2 menurunkan risiko NND dibanding terapi OAD dengan RO=0,07 (IK95% 0,02 sampai 0,26), P<0,0001. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terapi insulin pada penderita DM tipe 2 dapat menurunkan kejadian NND. [MEDICINA.2016;50(1):67-76]

How to Cite

Trisna Lestari, L. K., Eko Purwata, T., & Purna Putra, I. (2016). Terapi insulin menurunkan kejadian nyeri neuropati diabetik dibandingkan dengan oral anti-diabetes pada penderita diabetes melitus tipe 2. Medicina, 47(1). https://doi.org/10.15562/medicina.v47i1.80

HTML
30

Total
7

Share

Search Panel