Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Perbandingan rasio berat plasenta dengan berat badan lahir pada kehamilan preterm dan aterm

  • Melinda Febiani ,
  • Ketut Suwiyoga ,
  • I Nyoman Hariyasa Sanjaya ,

Abstract

Pendahuluan: Berat badan lahir (BBL) pada kehamilan aterm dan pretem berkorelasi dengan berat plasenta (BP) terkait dengan anatomi dan fungsi plasenta pada setiap trimester kehamilan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan perbedaan dan antropometri rasio BBL / BP pada persalinan aterm dan pretem, selain itu untuk mengetahui hubungan antara berat, diameter dan tebal plasenta dengan BBL.

Metode: Penelitian ini adalah studi cross sectional di Bagian Obstetri dan Ginekologi RSUP Sanglah Denpasar Bali, pada periode 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2017. Jumlah sampel sebanyak 32 ibu hamil tunggal hidup dengan kehamilan preterm sebagai kelompok studi dan 32 ibu hamil tunggal hidup dengan kehamilan aterm sebagai kelompok pembanding. Analisis perbandingan ratio berat badan lahir dengan berat plasenta menggunakan uji t – indenpent, sedangkan untuk mengetahui hubungan antropometri plasenta dengan berat badan lahir bayi digunakan uji pearson.

Hasil: Pada penelitian ini tidak terdapat perbedaan umur dan paritas (p>0.05), sedangkan untuk usia kehamilan didapatkan perbedaan (p<0.05) antara kedua kelompok. Didapatkan rerata rasio berat badan lahir dan berat plasenta antara persalinan preterm dengan persalinan aterm berbeda secara bermakna (p<0,05). Antropometri berat badan bayi dan berat plasenta adalah 619,15 gram dan 288,74 gram, pada usia gestasi 24 minggu 5 hari. Terdapat hubungan positif sedang antara berat plasenta, diameter plasenta, dan tebal plasenta dengan berat bayi lahir secara bermakna (p<0.05).

Kesimpulan: Terdapat perbedaan rasio berat badan lahir dan berat plasenta pada kehamilan tunggal hidup dengan persalinan prematur dan aterm, serta terdapat hubungan positif sedang antara berat plasenta, diameter plasenta, dan tebal plasenta dengan berat bayi lahir.


Introduction: Birth weight at term and pretem pregnancy correlates with placental weight associated with the anatomy and function of the placenta in each trimester of pregnancy.
Objective: This study aims to prove the di erences and anthropometric ratio of birth weight/ placental weight at term and preterm labor, and to determine the relationship between the weight, diameter and thickness of the placenta with birth weight.

Methods: This study was a cross sectional study conducted at the Obstetrics and Gynecology Department of Sanglah General Hospital Denpasar Bali, from January 1st to December 31th, 2017. The total sample of 32 single, life pregnant women with preterm pregnancy as a study group and 32 single, life pregnant women with term pregnancy as control group. The analysis of the comparison ratio of birth weight to placental weight using independent-t test, while the Pearson test was used to determine the relationship between placental anthropometry and infant birth weight.

Results: In this study there were no di erences in age and parity (p> 0.05), whereas for gestational age there were di erences (p <0.05) between the two groups. The mean ratio of birth weight and placental weight between preterm labor and term delivery was signi cantly di erent (p <0.05). Anthropometry of infant weight and placental weight were 619.15 grams and 288.74 grams, at 24 weeks 5 days gestation. There was a signi cant positive relationship between placental weight, placental diameter, and placental thickness with signi cant birth weight (p <0.05).

Conclusion: There is a di erence in the ratio of birth weight and placental weight in a single life pregnancy with preterm and term labor, and there is a moderate positive relationship between placental weight, placental diameter, and placental thickness with the birth weight.


References

  1. Salafia, C.M., Zhang, J., Miller, R.K., Charles, A.K., Shrout, P., Sun, W.. Placental Growth Patterns Afect Birth Weight for Given Placental Weight. Birth Defect Research 2007; 79: 281-288.
  2. Bobak, Irene, M.. Perawatan Maternitas dan Ginekologi. Edisi 1. Jilid 2, Bandung: IAPK Padjajaran.2000
  3. Wiknjosastro, H. Ilmu Kebidanan, Yogyakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.2005
  4. Cunningham, F.G., Leveno, K.J., Bloom, S.L., Hauth, J.C., Rouse, D.J., Spong, C.Y. 2010. Obstetri Williams. Jakarta : EGC.2010;23(1) : 37 – 81.
  5. Sagir, S.M., Anas, I.Y. 2012. Corellation of birth and pla- cental weight amongs Hausa parturients in Kano. Scienti c Research and Essays Vol.2012; 7(45):3844 -3847
  6. Salafia, C.M., Maas, E., orp, J.M., Eucker, B., Pezzullo, J.C., Savitz, D.A. 2005. Measure of Placental Growth in Realation to Birth Weight and Gestational Age. Am J Epidemiol 2005;162:991–998
  7. Yanti, E., Sari, R. 2012. Hubungan berat plasenta dengan berat badan lahir di rumah sakit bersalin mutiara bunda Padang tahun 2012., [diunduh pada tanggal 6 Mei 2016]. Diunduh dari : URL : http:/journal.mercubaktijaya.ac.id/ downlot le.php? le=4d.pdf.
  8. Pathak, S., Jessop, F., Hook, L., Sebire, N.J., Lees, C.C. Placental weight, digitally deriver placental dimentions at term and their relationship to birth weight. e Journal of Maternal-fetal and Neonatal Medicine 2010;23 (10): 1176-1182
  9. Gupta, C., Harode, H.A., D’souze, A.S., Sharma, A. A mor- phological and morphometric study of placenta with its clinical implications. Tropical Journal of Medical Research 2015;18 (2): 85-88

How to Cite

Febiani, M., Suwiyoga, K., & Sanjaya, I. N. H. (2019). Perbandingan rasio berat plasenta dengan berat badan lahir pada kehamilan preterm dan aterm. Medicina, 50(3). https://doi.org/10.15562/medicina.v50i3.707

HTML
58

Total
98

Share

Search Panel