Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Kejadian antibiotic associated diarrhea yang disebabkan oleh clostridium difficile dan faktor yang berhubungan

Abstract

Antibiotik merupakan obat yang banyak diresepkan terutama pada pasien anak-anak. Salah satu akibat penggunaan antibiotika adalah antibiotic associated diarrhea (AAD). Clostridium difficile merupakan salah satu penyebab AAD pada anak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proporsi AAD yang disebabkan oleh C.difficile (Clostridium difficile associated diarrhea= CDAD) pada pasien anak yang dirawat di RSUP Sanglah Denpasar dan faktor yang berhubungan. Penelitian potong lintang ini  diadakan di bangsal anak RSUP Sanglah pada November 2016- Oktober 2017. Kriteria inklusi adalah anak usia 1bulan-12 tahun yang dirawat dengan diare dengan riwayat pemberian antibiotik 1-60 hari sebelumnya, dan orangtua bersedia ikut serta dalam penelitian. Kriteria eksklusi adalah anak dengan kelainan kongenital saluran cerna, dan anak yang mendapatkan terapi pencahar. Infeksi C. difficile diketahui dari pemeriksaan toksin A dan toksin B C. difficile dilakukan pada feses sampel. Sebanyak 62 anak memenuhi syarat utk ikut serta dalam penelitian. Kejadian AAD yang disebabkan C. difficile ditemukan pada 5 anak (8,2 persen). Antibiotik yang paling sering digunakan adalah golongan cephalosporin. Pada anak dengan CDAD, ditemukan proporsi umur kurang dari 6 bulan, status gizi kurang, penggunaan antibiotik lebih dari 7 hari, dan penyakit keganasan lebih tinggi daripada anak yang tidak terinfeksi C.difficile

 

References

  1. Sheppard J. Consequences of excessive antibiotic use. Diakses tanggal 20 Desember 2015. Tersedia di: http://www.healthy child.com/cosequences-of excessive-antibiotic-use/.
  2. Prasetyo D. Pengaruh pemberian antibiotik terhadap populasi dan produksitoksin Clostrodoum difficile pada pasien demam tifoid dan pneumonia serta hubungannnya dengan gejaka diare. Sari Pediatri. 2004;6’2) 58-63)
  3. Khan FY, Elzouki A. Clostridium difficle infection : a review of the literature. Asian Ped J trop Med. 2014; 7: 6-13
  4. Bartlet JG. Antibiotic associated diarrhea. N Engl J Med. 2002;346: 334-9.
  5. Karyana IPG. Antibiotic associated diarrhea. Pelayanan Primer di Bidang Penyakit Saluran Cerna dan hati. Jakarta: PGHNAI; 2015.h.1-10.
  6. Badriq AS, Firmansyah. Prevalensi dan gambaran klinis diare karena antibiotik oleh Clostridium difficile pada pasien yang dirawat di Departemen Anak FKUI-RSCM. Diakses pada 20 Desember 2015. Tersedia di http://www.mru.fk.ui.ac.id/index.php/uPage-datadetail&mod-research}&sppublic&id/penelitian.
  7. Alam S, Mushtaq M. Antibitic associated diarrhea in children. Indian pediatrics. 2009; 46: 491-7.
  8. McFarland LV, Ozen M, Dinleyici AC, Goh S. Comparison of pediatric and adult antibiotic-associated diarrhea and Clostridium difficile infections. World J Gastroenterol. 2016; 21: 3078-104.
  9. Karaaslan A, Soysal A, Yakit N, Akkoc G, Demir SO, Atici S, dkk. Hospital acquired Clostricium difficile infection in pediatric wards: retrospective case-control study. SpringerPlus. 2016;5:1329-34.
  10. Delfican, Jurnalis YD, Bachtiar H, Putra AE. Faktor yang berhubungan dengan terjadinya infeksi Clostridium Difficile pada penderita diare akibat antibiotic. Sari Pediatri.2014;15: 408-14.
  11. de Blank P, Soutis T, Fisher B, Troxel A, Kim J, Aplemc R. Trends in Clostridium difficile and risk factors for hospital acquisition of C. difficile among children with cancer. J Pediatr. 2013;163(3): 699-705.
  12. Chalmers JD, Akram AR, Singanayagam A, Wilcox MH, Hill AT. Risk Factors for Clostridium difficile infection in hospitalized oatients with community-acquired pneumonia. Journal of infection. 2016;73: 45-53

How to Cite

Nesa, N. N. M., Karyana, I. P. G., & Sanjaya Putra, I. G. N. (2019). Kejadian antibiotic associated diarrhea yang disebabkan oleh clostridium difficile dan faktor yang berhubungan. Medicina, 50(1). https://doi.org/10.15562/medicina.v50i1.580

HTML
46

Total
87

Share

Search Panel

Ni Nyoman Metriani Nesa
Google Scholar
Pubmed
Medicina Journal


I Putu Gede Karyana
Google Scholar
Pubmed
Medicina Journal


I Gusti Ngurah Sanjaya Putra
Google Scholar
Pubmed
Medicina Journal