Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Nutrisi Enteral Dini Dan Kematian Pada Anak Sakit Kritis di Ruang Rawat Intensif Anak RSUP Sanglah

Abstract

Latar Belakang: Nutrisi enteral dini berhubungan dengan penurunan angka kematian. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan waktu pemberian nutrisi enteral dengan mortalitas pada anak sakit kritis.

Metode: Cohort retrospective mengambil data rekam medis Sub Bagian Emergensi dan Ruang Intensif Anak (ERIA) RSUP Sanglah, Denpasar tahun 2016-2017. Karakteristik dasar, tipe nutrisi enteral, luaran pasien dianalisa.

Hasil:  Total 115 sampel memenuhi kriteria inklusi. Median usia 14 bulan dan 60% jenis kelamin laki-laki. Median lama rawat pasien di ruang intensif adalah 7 hari. Status nutrisi adalah gizi baik (51,3%), mayoritas pasien non-bedah (81%). Angka kematian lebih tinggi pada pasien dengan nutrisi enteral lambat (31,4%) dibandingkan nutrisi enteral dini (3.1%), odd ratio 14.2, 95% interval kepercayaan: 3.07-65.26; dengan nilai P=0.001.

Simpulan: Nutrisi enteral dini berhubungan dengan angka kematian yang lebih rendah pada anak sakit berat dibandingkan nutrisi enteral lambat.

 

 

 

How to Cite

Dwijayanti Prayoga, A., & Sidiartha, I. G. L. (2018). Nutrisi Enteral Dini Dan Kematian Pada Anak Sakit Kritis di Ruang Rawat Intensif Anak RSUP Sanglah. Medicina, 49(3). https://doi.org/10.15562/medicina.v49i3.411

HTML
24

Total
32

Share

Search Panel

A.A.Sagung Dwijayanti Prayoga
Google Scholar
Pubmed
Medicina Journal


I Gusti Lanang Sidiartha
Google Scholar
Pubmed
Medicina Journal