Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Distribusi penderita otitis media efusi (OME) berdasarkan beberapa faktor risiko pada siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Karangasem, Propinsi Bali

Abstract

Latar Belakang: Otitis media efusi (OME) adalah peradangan telinga tengah yang ditandai dengan adanya cairan di rongga telinga tengah dengan membran timpani intak tanpa disertai dengan tanda-tanda infeksi akut. Tujuan: Untuk mengetahui distribusi penderita OME pada Siswa SD di Kabupaten Karangasem. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan rancangan potong lintang (cross sectional). Sampel penelitian adalah seluruh penderita OME dari 4 SD di Kabupaten Karangasem yang dilakukan pemeriksaan kesehatan THT-KL pada tanggal 23 Juli dan 20 Agustus 2016. Hasil:. Dari total 1217 siswa dari keempat SD tersebut didapatkan sampel sebanyak 23 siswa penderita OME, yaitu 14 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Penderita OME terbanyak berusia 7 tahun yaitu 7 siswa, sedangkan yang paling sedikit adalah 11 tahun yaitu 1 siswa. Berdasarkan status ekonomi, didapatkan 16 siswa (69,57%) dengan status ekonomi miskin. Didapatkan 21 siswa (91,30%) yang mendapat ASI eksklusif selama minimal 6 bulan. Sebanyak 6 siswa (26,09%) sedang mengalami ISPA, sedangkan 15 siswa (65,22%) mengalami hipertrofi adenoid. Berdasarkan status gizi, paling banyak memiliki status gizi baik yaitu 15 siswa (65,22%). Didapatkan 15 siswa (65,22%) yang mengalami paparan asap rokok di lingkungan tempat tinggalnya. Berdasarkan adanya gangguan pendengaran, paling banyak mengalami tuli derajat ringan bilateral yaitu sebanyak 12 siswa (52,17%). Kesimpulan: Distribusi penderita OME lebih banyak laki-laki dengan usia 7 tahun, status ekonomi miskin, riwayat mendapatkan ASI eksklusif, mengalami hipertrofi adenoid, riwayat terpapar asap rokok dan mengalami gangguan pendengaran tuli derajat ringan bilateral.

References

  1. Casselbrant ML, Mandel EM. Otitis Media with Effusion. Dalam: Bailey’s Head & Neck Surgery–Otolaryngology. Edisi ke-5. Lippincott Williams & Wilkins, New York; 2014. h. 1482-501.
  2. Munawaroh S. Insiden dan karakteristik otitis media efusi pada rinitis alergi anak, Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta. Sari Pediatri. 2008;10(3):212-8.
  3. Zakrzewski L, Lee DT. An algorithmic approach to otitis media with effusion. JFam Pract. 2013;62(12):700-6.
  4. Inglis AF. Gates GA. Acute Otitis Media With Effusion. Dalam: Cummings, Otolaryngology Head and Neck Surgery. Edisi ke-4. Philadelphia: Elsevier Mosby; 2005. h. 200-1.
  5. Bull PC, Barrow H, Davies GJ, Fonseca S, Haggard M, Hart J, dkk. Surgical management of otitis media with effusion in children. National Collaborating Centre for Women’s and Children’s Health. London: RCOG; 2008. h. 28-44.
  6. Choung YH, Shin YR, Choi SJ, Park KH, Park HY, Lee JB, dkk. Management for the children with otitis media with effusion in the tertiary hospital. Clin Exp Otorhinolaryngol. 2008;1(4):201-5.
  7. Dhooge I, Desloovere C, Boudewyns A, Van Kempen M, Dachy JP. Management of otitis media with effusion in children. B-ENT. 2005;1:3-15.
  8. Shekelle P, Takata G, Chan LS, Mangione-Smith R, Corley PM, Morphew T, dkk. Diagnosis, natural history, and late effects of otitis media with effusion. Evid Rep Technol Assess (Summ). 2002 Jun;(55):1-5.
  9. Cohen H, Friedman EM, Lai D, Pellicer M, Duncan N, Sulek M. Balance in children with otitis media with effusion. Int J Pediatr Otorhinolaryngol. 2007;42:107-115.
  10. Healy GB, Rosbe KW. Otitis media and middle ear effusions. Dalam: Ballenger’s Otorhinolaryngology Head and Neck Surgery. Edisi ke-16. BC Decker Inc. Hamilton, Ontario; 2003. h. 249-60.
  11. Pang KP, Ang AHC, Tan HKK, Otitis media with effusion: an update. Med J Malaysia. 2002;57(3):376-82.
  12. Timmerman AA, Anteunis LJ, Meesters CM. Response shift bias and parent-reported quality of life in children with otitis media. Arch Otolaryngol Head and Neck Surg. 2003;129:987-91.
  13. Gravel JS, Karma P, Casselbrant ML. Recent advances in otitis media: Diagnosis and screening. Ann Otol Rhinol Laryngol Suppl. 2005;194:104-13.

How to Cite

Simbolon, R. P., & Dwi Saputra, K. A. (2019). Distribusi penderita otitis media efusi (OME) berdasarkan beberapa faktor risiko pada siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Karangasem, Propinsi Bali. Medicina, 50(1). https://doi.org/10.15562/medicina.v50i1.371

HTML
145

Total
81

Share

Search Panel

Richard P. Simbolon
Google Scholar
Pubmed
Medicina Journal


Komang Andi Dwi Saputra
Google Scholar
Pubmed
Medicina Journal