Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Hubungan status gizi dengan gangguan siklus menstruasi santri putri di madrasah aliyah putri ponpes darul muhajirin praya

Abstract

Background: Menstrual disorders are problem that is often experienced by adolescents and affects the quality of life of daily activities. Nutritional status is one of the causes of menstrual disorders. Previous research shows that deficiency or excess nutrition in a woman decreased hypothalamic function which can cause the production of LH (Luteinising Hormone) and FSH (Follicle Stimulating Hormone) to be disrupted so that menstruation is disrupted. The purpose of this study was to analyze the relationship between nutritional status and menstrual cycle disorders of female students in Madrasah Aliyah Putri Ponpes Darul Muhajirin Praya.

Method: This research is an analytical descriptive research with a cross-sectional study design. In cross-sectional studies, independent variables or risk factors and dependent (effects) are assessed simultaneously at one moment; So there was no follow-up on cross-sectional studies, with cross-sectional studies obtaining the prevalence of disease in the population at any given time.

Results : Most of the students at Madrasah Aliyah Putri Ponpes Darul Muhajirin Praya had normal nutritional status 66.7%, underweight 23.9% and obese 9.5%, Of the 105 respondents studied, students at Madrasah Aliyah Putri Ponpes Darul Muhajirin Praya experienced normal menarchean age (93.3%) and for the last 3 months had regular (83.8%) and normal (44.8%) menstrual cycles.  normal menstrual duration (77.1%), the amount of normal menstrual bleeding (84.4%), and experiencing pelvic pain during menstruation (83.8%) with moderate pain (47.6%), Based on the results of the chi-square test, a significance value (p) of 0.038 (p<0.05) was obtained so that it can be concluded that there is a significant relationship between nutritional status and the menstrual cycle.

Conclusion :There is a significant relationship between nutritional status and menstrual cycle disorders in Madrasah Aliyah Putri Ponpes Darul Muhajirin Praya.

 

Latar Belakang : Gangguan menstruasi merupakan masalah yang sering dialami oleh remaja dan mempengaruhi kualitas hidup aktivitas sehari hari. Status gizi merupakan salah satu penyebab terjadinya gangguan menstruasi. Penelitian sebelumnya menunjukkan kekurangan atau kelebihan gizi pada seorang wanita beresiko pada penurunan fungsi hipotalamus yang dapat menyebabkan produksi LH (Luteinising Hormon) dan FSH (Follicle Stimulating Hormone) terganggu sehingga menstruasi terganggu. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk menganalisis hubungan status gizi dengan gangguan siklus menstruasi santri putri di Madrasah Aliyah Putri Ponpes Darul Muhajirin Praya.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan studi cross-sectional. Dalam studi cross-sectional, variabel independen (faktor risiko) dan dependen (efek) dinilai secara simultan pada satu saat; Sehingga tidak ada follow-up pada studi cross-sectional, dengan studi cross-sectional diperoleh prevalensi penyakit dalam populasi pada suatu saat.

Hasil : Sebagian besar siswi di Madrasah Aliyah Putri Ponpes Darul Muhajirin Praya memiliki status gizi normal 66,7%, kurus 23,9% dan gemuk 9,5%, Dari 105 responden yang diteliti, siswi di Madrasah Aliyah Putri Ponpes Darul Muhajirin Praya mengalami usia menarke normal (93,3%) dan selama 3 bulan terakhir memiliki siklus menstruasi yang teratur (83,8%) dan normal (44,8%), durasi menstruasi normal (77,1%), jumlah perdarahan menstruasi normal (84,4%), dan mengalami nyeri pelvis saat menstruasi (83,8%) dengan derajat nyeri sedang (47,6%), Berdasarkan hasil uji chi-square, didapatkan nilai signifikansi (p) sebesar 0,038 (p<0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi dengan siklus menstruasi.

Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara status gizi terhadap gangguan siklus menstruasi pada Madrasah Aliyah Putri Ponpes Darul Muhajirin Praya.

References

  1. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia/ Kemenkes RI. ‘Laporan_Nasional_RKD2018_FINAL.pdf’, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 2018; 674.
  2. Simbolon, P., Sukohar, A., Ariwibowo, C., & Susianti, S. Hubungan indeks massa tubuh dengan lama siklus menstruasi pada mahasiswi angkatan 2016 Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Jurnal Majority, 2018; 7(2): 164-170.
  3. Sagabulang, G. U. K., Telussa, A. S., Wungouw, H. P. L., & Dedy, M. A. E. "Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran" Cendana Medical Journal (CMJ), 2022; 10(1): 17-23.
  4. Lacroix AE, Gondal H, Shumway KR, Langaker MD. Physiology, Menarche. 2022 Mar 17. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2022 Jan. PMID: 29261991.
  5. Ganesh, R., Ilona, L., & Fadil, R.. Relationship between body mass index with menstrual cycle in senior high school students. Althea Medical Journal, 2015; 2(4): 555-560.
  6. Astuti, E. P., & Noranita, L. Prevalensi kejadian gangguan menstruasi berdasarkan indeks masa tubuh (IMT) pada siswa kelas VII SMP. Jurnal Ilmu Kebidanan, 2016; 3(1): 58-64.
  7. Mulyani, T. D., & Mustofa, F. L. Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Siklus Menstruasi pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Angkatan 2013 Universitas Malahayati Bandar Lampung Tahun 2016. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 2016; 3(1).
  8. Maedy, F. S., Permatasari, T. A. E., & Sugiatmi, S. Hubungan Status Gizi dan Stres terhadap Siklus Menstruasi Remaja Putri di Indonesia. Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF), 2022; 3(1):1-10.
  9. Singh, M., Rajoura, O. P., & Honnakamble, R. A.. Menstrual patterns and problems in association with body mass index among adolescent school girls. Journal of family medicine and primary care, 2019; 8(9): 2855.
  10. Ganesan, D. K.; Krishnan, G. K.; Chitharaj, R. R.; Boopathirajan, R. A Cross-Sectional Study on Relationship Between Body Mass Index and Menstrual Irregularity Among Rural Women in Tamil Nadu. Int J Community Med Public Health, 2019; 6: 4635-4638
  11. World Health Organization, 2005. Nutrition in Adolescence – Issues and Challenges for the Health Sector : Issues in Adolescent Health and Development. Switzerland, World Health Organization.
  12. Wanggy, D. M., Ulfiana, E., & Suparmi, S. Hubungan Antara Status Gizi, Pola Makan, Aktivitas Fisik dan Stres dengan Gangguan Siklus Menstruasi. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 2022; 5(2): 90-101.
  13. Dewi, P. A. P. S. D. Hubungan Status Gizi Terhadap Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi Di Fakultas Kedokteran Universitas Mataram. 2018. PhD Thesis. Universitas Mataram.
  14. Guyton, A. C. and Hall, J. E. Guyton dan Hall Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. 12 ed. Singapura: Elsevier, 2014.
  15. Al-Awadhi, N., Al-Kandari, N., Al-Hasan, T., AlMurjan, D., Ali, S., & Al-Taiar, A. Age at menarche and its relationship to body mass index among adolescent girls in Kuwait. BMC public health, 2013; 13(1):1-7.
  16. Zalni, R. I., Harahap, H. and Desfita, S. Usia Menarche Berhubungan dengan Status Gizi, Konsumsi Makanan, dan Aktivitas Fisik. Jurnal Kesehatan Reproduksi, Repositori Riset Kesehatan, 2017;8(2):153-161.
  17. Marques P., Madeira, T. and Gama, A. Menstrual cycle among adolescents: girls’ awareness and influence of age at menarche and overweight. Revista Paulista de Pediatria, 2022; 40.
  18. Rizal, M. Hubungan Stres Kerja dengan Menstruasi Abnormal Pekerja Konveksi Desa Pegandon Pekalongan. Unnes Journal of Public Health, 2016; 5(3): 205-214.
  19. Prathita, Y.A., Syahredi, S. and Lipoeto, N.I. Hubungan status gizi dengan siklus menstruasi pada mahasiswi fakultas kedokteran universitas andalas. Jurnal Kesehatan Andalas, 2017; 6(1):104-109.
  20. Tristiana, A. Hubungan aktivitas fisik dengan kejadian dismenore primer pada santri di pondok pesantren X di Kabupaten Bogor. 2017. Bachelor's Thesis. FKIK UIN Jakarta.
  21. Novita, R. Hubungan status gizi dengan gangguan menstruasi pada remaja putri di SMA Al-Azhar Surabaya. Amerta Nutrition, 2018; 2(2): 172-181.
  22. Pebrina, M. Hubungan Status Gizi Dengan Keteraturan Siklus Menstruasi Pada Siswi Remaja Di SMA N 12 Padang Tahun 2015. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 2021;7(2).
  23. Kusuma DR, Aryawangsa PD, Satyarsa AB, Aryani P. Pengetahuan, sikap dan perilaku ibu hamil terhadap nutrisi selama kehamilan di wilayah kerja upt puskesmas mengwi i, badung, bali. Gema Kesehatan. 2020;12(1):20-9.
  24. Tayebi, N., Yazdanpanahi, Z., Yektatalab, S., Pourahmad, S., & Akbarzadeh, M. The Relationship Between Body Mass Index (BMI) and Menstrual Disorder at Different Ages of Menarche ad Sex Hormones. Journal Of The National Medical Association, 2017; 1-8.
  25. Martianus R, Putri RC, Satyarsa AB, Brahmantya YB, Abdulhadi AF. Correlation between knowledge and attitudes of female high school students regarding cervical cancer in Denpasar, Bali. Annals of Oncology. 2018;29:ix80.
  26. Moulinda, A. A., Imrar, I. F., Puspita, I. D., & Amar, M. I. Hubungan Status Gizi, Kualitas Tidur dan Aktivitas Fisik dengan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri di SMAN 98 Jakarta. Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 2023;15(1):1-12.

How to Cite

Aprilia, N. A. A., Nurbaiti , L. ., Andari, M. Y. ., & Jumsa, M. R. (2023). Hubungan status gizi dengan gangguan siklus menstruasi santri putri di madrasah aliyah putri ponpes darul muhajirin praya. Medicina, 54(2), 73–78. https://doi.org/10.15562/medicina.v54i2.1237

HTML
224

Total
74

Share

Search Panel