Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Analisis Faktor Penyebab Klaim Pending Pelayanan BPJS di Era JKN

Abstract

Introduction: Pending claims on BPJS Health services can have an impact on disrupting hospital cash flow. This study aims to determine the factors causing claim pending on BPJS services in the JKN Era.

Methods: A systematic literature search was performed on Google Scholar and Pubmed databases for articles within the last 7 years. Search based on PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) and PICO criteria. Search for articles with boolean operators with keywords: "Pending claim" AND "BPJS" OR "health insurance" OR "claim return".

Results: There were 5 articles that deserved to be studied systematically. All articles agree that delays in BPJS claims are most often due to document discrepancies to fulfill BPJS claim requirements and the lack of completeness of membership administration or service documents. This is due to limited knowledge regarding BPJS claims, limited human resources in the case-mix team, unclear SOPs and inadequate facilities and infrastructure.

Conclusion: All factors from input and process greatly affect output, in this case the delay of BPJS claims. To reduce even greater losses and burdens on hospitals, solutions need to be implemented immediately for each of these components which are still experiencing problems.

 

Pendahuluan: Klaim pending pada pelayanan BPJS Kesehatan dapat berdampak pada terganggunya cash flow rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab penundaan klaim (claim pending) pada pelayanan BPJS di Era JKN.

Metode: Pencarian literatur sistematis dilakukan pada basis data Google Scholar dan Pubmed untuk artikel dalam 7 tahun terakhir. Penelusuran berdasarkan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) dan kriteria PICO. Penulusuran artikel dengan boolean operator dengan kata kunci: “Pending claim” AND “BPJS” OR “health insurance” OR “claim return”.

Hasil: Didapatkan sebanyak 5 artikel yang layak dikaji sistematis. Seluruh artikel sepakat bahwa penundaan klaim BPJS disebabkan paling sering karena adanya diskrepansi dokumen untuk memenuhi syarat pengklaiman BPJS dan kurangnya kelengkapan dokumen administrasi kepesertaan ataupun pelayanan. Hal ini disebabkan karena keterbatasan wawasan mengenai klaim BPJS, keterbatasan sumber daya manusia dalam tim case-mix, SOP yang belum jelas serta sarana dan prasarana yang belum memadai.

Simpulan: Semua faktor dari input dan proses sangat mempengaruhi output dalam hal ini terjadinya penundaan klaim BPJS. Untuk mengurangi kerugian dan beban Rumah Sakit yang lebih besar lagi, solusi perlu segera diterapkan untuk masing-masing komponen tersebut yang masih mengalami kendala.

References

  1. Undang-Undang Nomor 40 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. 2004.
  2. Opitasari C, Nurhayati N. Evaluation of claim submission and returning for BPJS inpatient services: a case study of hospital X in 2017. Health Science Journal of Indonesia. 2019;10(1):27-31
  3. Putri N, Semiarty R, Syah N. Health Insurance (BPJS-Kesehatan) late payment for hospital inpatient claims - a case study in West Sumatra. BKM Journal of Community Medicine and Public Health. 2020;36(12):352-357.
  4. Kusumawati AN, Pujiyanto. Analisis kinerja Dokter Verifikator Internal Dalam Menurunkan Angka Klaim Pending di RSUD Koja Tahun 2018. J ARSI. 2019;6(1):1–10.
  5. Peraturan Kementerian Kesehatan Nomor 26 Tentang Pedoman Indonesia Case Base Groups (INA-CBG) Dalam Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional. 2016.
  6. Indawati L. Analisis Akurasi Koding Pada Pengembalian Klaim BPJS Rawat Inap Di RSUP Fatmawati Tahun 2016. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia. 2019;7(2):113
  7. Irmawati I, Kristijono A, Susanto E, Belia Y. Penyebab Pengembalian Berkas Klaim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Pasien Rawat Inap Ditinjau Dari Syarat-Syarat Pengajuan Klaim Di RSUD R.A Kartini Jepara. J Rekam Medis dan Inf Kesehat. 2018;1(1):45. doi:10.31983/jrmik.v1i1.3594.
  8. Purba E. Faktor-Faktor Penyebab Keterlambatan Pengklaiman BPJS Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia (RSU IPI) Medan Tahun 2020. Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda. 2020 Aug 31;5(2):166-80.
  9. Alvianitasari EF, Jati SP, Fatmasari EY. Evaluasi Pelaksanaan Sistem Verifikasi di Kantor (Vedika) BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Umum William Booth Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip). 2018 Jul 26;6(4):10-7.
  10. Peraturan.bpk.go.id. Pedoman Umum Penyaluran Bantuan Pemerintah Di Lingkungan Kementerian Kesehatan. Diakses di: https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/114642/permenkes-no-79-tahun-2016 pada tanggal 17 Juni 2022
  11. Abedi G, Shojaee J, Bastani P, Kabir MJ, Yazdani J. The comparative study of strategic purchasing of health services in selected countries: a review study. Bali Medical Journal. 2018 Apr 15;7(1):1-6.

How to Cite

Sari, N. W. A. A., & Hidayat, B. (2023). Analisis Faktor Penyebab Klaim Pending Pelayanan BPJS di Era JKN. Medicina, 54(1), 5–9. https://doi.org/10.15562/medicina.v54i1.1203

HTML
240

Total
227

Share

Search Panel