Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Seorang penderita tuberkulosis diseminata dengan komplikasi penyakit ginjal kronis

  • Hendra Koncoro ,
  • Yenny Kandarini ,
  • Wayan Sudhana ,
  • I Gde Raka Widiana ,

Abstract

Tuberkulosis diseminata dapat melibatkan berbagai organ dan secara klinis timbul dengan bermacam-macam tanda dan gejala.Penyakit ginjal kronis merupakan salah satu komplikasi yang disebabkan oleh penyebaran hematogenik Mycobacterium tuberculosis ke traktus urogenital. Diagnosis dini dan inisiasi terapi yang tepat merupakan hal penting dalam pencegahan komplikasi lanjut penyakit ini. Dilaporkan sebuah kasus dengan tuberkulosis diseminata yang memperlihatkan keterlibatan paru dan organ ekstra-paru. Kasus ini memperlihatkan tuberkulosis paru, serviks, dan urogenital yang dikonfirmasi dengan pewarnaan sputum basil tahan asam, biopsi serviks, dan biopsi buli buli. Pewarnaan sputum basil tahan asam menunjukkan hasil 3+, sedangkan biopsi serviks dan buli buli menunjukkan radang kronik granulomatosa dengan multinucleated giant cell tipe Langhans. Kadar blood urea nitrogen (BUN) 11 mg/dL dan kreatinin serum 2,58 mg/ dL dengan hidronefrosis ringan kiri pada saat dirawat. Setelah diagnosis ditegakkan, pasien diterapi dengan obat anti-tuberkulosis dan membaik dengan kadar BUN 13,55 mg/ dL dan kreatinin serum 0,9 mg/ dL setelah satu bulan terapi.[MEDICINA.2016;50(3)63-70]

How to Cite

Koncoro, H., Kandarini, Y., Sudhana, W., & Raka Widiana, I. G. (2016). Seorang penderita tuberkulosis diseminata dengan komplikasi penyakit ginjal kronis. Medicina, 47(3). https://doi.org/10.15562/medicina.v47i3.100

HTML
27

Total
11

Share